Dom dan timnya kembali beraksi, namun kali ini mereka sedang tidak sejalan, apakah mereka akan kembali bersama lagi?

Kabar gembira datang bagi anda penggemar film Fast and Furious. Setelah April 2015 film Fast and Furious 7 rilis, tidak sedikit yang menyangka bahwa itu akhir dari serial Fast and Furious apalagi setelah mereka kehilangan Paul Walker. Bulan ini, The Fate of the Furious atau  Fast and Furious 8 akan kembali rilis. Tentunya sebelum anda nonton film streaming ini, anda diwajibkan menonton seri Fast and Furious yang terdahulu, khususnya 3 film sebelum ini.

Masih bercerita tentang Dominic Toretto dan timnya, di film kali ini sang penulis naskah, Chris Morgan akan lebih menceritan tentang sedikit masa lalu Dom dengan Elena Neves. Memunculkan kembali sosok Chipher, musuh bebuyutan tim Dom dan juga tim Deckard Shaw. Namun kehadiran Chiper kali ini membuat Dom berkhianat pada ‘keluarganya’.

Perpecahan Suatu Keluarga

Dikisahkan tentang kebahagian antara Dom dan Letty yang sedang menikmati bulan madu mereka di Kuba harus hilang ketika sosok Chiper muncul dan mengajak Dom untuk menghianati keluarganya, yaitu timnya sendiri. Chiper sendiri merupakan penjahat siber, musuh bebuyutan untuk Dom and the gank. Kehadirannya dan merayu Dom untuk bergabung tidak tanpa alasan, Chiper memegang kartu As miliki Dom, sehingga dia yakin Dom akan setuju bergabung bersamanya.

Kali ini Chiper memiliki misi khusus yang akan berdampak besar bagi banyak orang. Untuk melancarkan aksinya, Chiper membutuhkan Dom. Di film ke lima, diceritakan bahwa Dom memiliki hubungan khusus dengan seorang perempuan bernama Elena Neves, sayangnya hubungan keduanya harus berakhir di film ke enam ketika Dom mengetahui bahwa Letty masih hidup. Siapa yang menyangka hubungan singkat antara Dom dan Elena membuahkan seorang putra. Mengetahui hal itu pun Chiper menyandra Elena beserta putranya, hal ini dia lakukan supaya Dom mau bergabung dengannya.

Setelah Dom melakukan penghianatan, timnya pun direkrut oleh Mr. Nobody, seorang agen pemerintahan. Bersama dengan ajudannya Little Nobody, mereka mengajak tim Dom membantu mereka mencari keberadaan Dom dan Chiper. Yang menarik adalah bergabungnya Deckard Shaw ke dalam tim rivalnya. Di sini dia sama sekali tidak berkhianat sebab dia sendiri memiliki demam pribadi pada Chiper.

Banyak kejutan di dalam film ini selain bergabungnya Deckard Shaw dengan tim Dom. Saudara kandung Deckard Shaw, Owen Shaw ditemukan hidup di film ini. Lalu tentang perasan terkejut Letty yang mengetahui bahwa Dom memiliki anak dari prempuan lain. Sayangnya, karakter Elena di sini harus bernar-benar berakhir atau lebih tepatnya mati.

Bombastis Namun Menjemukan

Kebanyakan penggemar Fast and Furious menggilai film ini karena aksi balapan mobil serta banyaknya mobil-mobil mewah berjatuhan sebagai korban kekerasan. Bagi mereka alur cerita atau plot cerita sama sekali tidak penting . Sepertinya para penggemar dan sang penulis naskah, Chirs Morgan, memiliki pemikiran serupa. Ya, Chirs mengesampingkan plot cerita, dia terlihat hanya ingin memanjakan penonton dengan membuat banyak sekali aksi kejar-kajaran, ledakan bom sana sini dan lain sebagainya khas Fast and Furious.

Bagi Chirs, sudah cukup untuk menulis kisah semacam itu, yang penting masih ada benang merah antara film terbaru dan film-film sebelumnya. Sayangnya, pemikiran seperti itu justru membuat banyak cerita terlihat aneh dan terkesan mengada-ada, contohnya dengan kehadiran kembali sosok Elena Neves. Walaupun memiliki hubungan masa lalu di beberapa film sebelumnya, kehadirannya hanya sebagai seorang sandera kemudian mati dengan gemilang. Selain itu hubungan antara Dom dan rivalnya, Deckard Shaw mendadak menjadi baik tanpa alasan yang jelas.

Secara keseluruhan film nonton movie ini sangat menarik untuk ditonton, apalagi Gary Gray, sang sutradara, menggunakan setting lokasi yang tak biasa. Dan juga visual effect di film The Fate of the Furious terlihat semakin matang, sehingga cukup menghibur bagi para penggemar yang sedikit kecewa dengan jalan ceritanya.