Browsing: News

Thor Akan Lebih Lucu Di Film Terbaru, Thor: Ragnarok

Karakter Thor dalam film Thor: Ragnarok yang lebih lucu akan membuat banyak penggemar lebih menyukainya. Alasan perubahan karakter juga masuk akal.

Hai penggemar film superhero atau Marvel! Setelah munculnya film Deadpool yang sukses dengan aksi humornya, memang tidak dipungkiri jika kemudian banyak film yang menampilkan sisi humor termasuk Spiderman: Homecoming dan yang akan muncul nanti, Thor: Ragnarok. Film Thor: Ragnarok akansegera mulai debutnya akhir tahun ini dan dikabarkan film God of Thunder ini akan mengalami beberapa perubahan besar.

Perubahan Karakter Thor

Salah satu perkembangan paling menonjol dari film Thor:Ragnarok ini adalah kepribadian karakter Thork karena dia akan ditampilkan sebagai karakter bandar togel yang jauh lebih lucu daripada sebelumnya. Lalu apa yang menyebabkan perubahan karakter ini? Direktur Taika Waititi menjelaskan bahwa zaman Thor dengan Pahlawan Terhebat di Bumi (Earth’s Mightiest Heroes) telah membantu kecerdasannya. Waititi berbicara tentang perubahan itu dan berkata:

“Thor menghabiskan dua tahun di bumi dan bergaul dengan Robert Downey, Jr. Jadi, dia punya beberapa kebiasaan baru.Dia tahu lebih banyak tentang ironi dan sarkasme sekarang.Dia punya sedikit humor dari bumi.Dia seperti anak orang kaya dari luar angkasa yang menghabiskan beberapa waktu dibumi dan berusaha memperlihatkan kebiasaan barunya. Jadi dia akan sedikit lebih menarik. Tapi karena dia juga berada di berbagai bagian kosmos, dia masih belajar.Kami belum bisa menggambarkannya secara penuh, tapi dalam pikiranku, aku membayangkan Thor sedikit mirip Jack Burton.”

Jadi jika Thor adalah versi Ragnarok dari Jack Burton, maka bisa juga jika judul alternatif untuk film ini diganti dengan Big Trouble in Little Sakaar.Namun, belum diketahui secara pasti bagaimana karakter lucu Thor yang dimaksud oleh Taika Waititi.Yang jelas, pasti ada semacam alasan kenapa Thor harus memiliki kepribadian baru yang membuatnya terlihat lebih lucu dari sebelumnya.

Thor Juga Berubah Di Film Lain

Alasan di balik keputusan ini tentu saja harus masuk akal.Thor lebih pintar daripada sebelumnya.Waktunya bersama dengan Avenger telah berdampak pada kepribadian dirinya, dan pengalamannya melalui kosmos sendiri telah mempertajam selera humornya hingga lebih jauh lagi. Unsur komedi dalam film ini tentu akan menjadi nilai tambah dan membuat banyak fans lebih penasaran lagi.

Tampaknya, selera humor Thor akan terus berperan cukup penting dalam film-film yang menghadirkan Thor seperti Avengers. Kebangkitan yang sedang berkembang antara Thor dan Guardian of Galaxy’s Star-Lord telah memperlihatkan Thor yang berubah.Sehingga Avengers: Infinity War juga memiliki potensi yang besar untuk menghadirkan Thor dengan karakter yang lebih lucu.

Ini dilakukan tentu seiring dengan akan hadirnya Thanos ke kota dimana semua akan terlihat sangat serius. Tentu, sedikit rasa humor akan menyingkirkan segala kelesuan dan keseriusan para penggemar. Apalagi, Taika Waititi terkenal karena karyanya dalam genre komedi yang juga telah membuat para penggemar tahu bahwa dia memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk diletakkan pada film Thor: Ragnarok daripada orang lain.

Tentu saja, ini akan menarik lebih banyak fans judi online yang ingin melihat bagaimana perubahan karakter yang terjadi pada Thor termasuk alur atau plot dari Thor: Ragnarok ini.  Ya, Thor Odinson akan membawakan rasa humornya yang lebih baru yang akan dikenal di seluruh Marvel Cinematic Universe saat Thor: Ragnarok tampil perdana di bioskop pada 3 November 2017. Dari sana, dia juga menunjukkan karakter barunya di Avengers: Infinity War yang akan memasuki bioskop pada musim panas berikutnya, 4 Mei 2018.

{ Comments are closed }

Mengapa Film Monsters Universal Studio Mungkin Bermasalah

Film monsters dan kegelapan pihah Universal Studio mungkin akan mengalami masalah hukum dengan Warner Bros karena dikabarkan memberi judul film Dark Universe.

Universal telah bekerja di dunia sinematik monster klasik Hollywood selama beberapa tahun sekarang, namun terakhir studio tersebut mengumumkan bahwa franchise ini akan disebut The Dark Universe. Nama itu sesuai dengan keseluruhan perasaan dan adegan yang ditampilkan seperti yang ada di film The Mummy dan film lainnya yang menampilkan sebuah dunia judi togel yang dihuni makhluk jahat, baik alamiah maupun buatan manusia, yang berasal dari sudut yang paling gelap.

 

Masalah dengan Hukum

Walau demikian, The Dark Universe mungkin akan menghadapi masalah hukum yang cukup serius karena Warner Bros saat ini juga memiliki proyek sinematik Dark Universe sendiri dalam karya mereka. Ya, salah satu dari banyak film yang saat ini sedang dikembangkan untuk DC Extended Universe adalah Dark Universe, yang akan menampilkan tim Justice League Dark. DC juga dikabarkan memiliki serangkaian buku komik yang keluar di bawah bendera Dark Universe.

Karena itu, saat ini banyak beredar kabar dari sumber studio bahwa Warner Bros saat ini sedang “mempertimbangkan” tindakan hukum karena Universal memutuskan untuk memberi nama franchisenya dengan ‘Dark Universe’, walaupun hingga hari ini tidak ada dokumen yang diajukan yang menunjukkan nama tersebut. Ini tentu akan menjadi hal yang menarik ketika Warner Bros dan Universal memiliki film dengan judul yang sama.

Dark Universe telah menjadi judul awal untuk film Justice League Dark sejak awal 2013, saat Guillermo del Toro masih melekat langsung. Bahkan dengan semua kegilaan kreatif, Warner Bros masih mengidentifikasinya seperti itu, jadi mendengar bahwa Universal memutuskan untuk memberi franchisenya Dark Universe tentu mengejutkan. Sementara Warner Bros tentu berhak mengambil tindakan hukum melawan Universal, ini mungkin sebuah berkah yang tersembunyi.

Film Dark Universe

Untuk film superhero, film dengan judul Dark Universe mungkin tidak memiliki banyak kejutan, tapi kalau itu disebut Justice League Dark, tentu hal itu akan menambah keingintahuan para penonton yang tidak membaca komik untuk datang bioskop. Tentu saja, mengingat Justice League Dark terdiri dari pahlawan supernatural seperti John Constantine, Zatanna dan juga Swamp Thing. Petualangan mereka yang terinspirasi oleh FILM horor akan sangat berbeda dengan cerita yang dimiliki oleh Batman, Wonder Woman dan para pahlawan DCEU lainnya.

Adapun Universal’s Dark Universe, yang akan dimulai dalam beberapa minggu dengan munculnya film The Mummy, yang tidak hanya akan melihat Nick Morton (Tom Cruise) berhadapan dengan Sofia Boutella sebagai antagonis yang belum dikenal, tapi juga mengenalkan Prodigum, organisasi yang mempelajari, melacak dan, jika perlu, menghancurkan monster-monster yang dipimpin oleh Dr. Henry Jekyll (Russell Crowe).

Bab berikutnya dari Dark Universe, Bride of Frankenstein, akan diluncurkan pada tanggal 14 Februari 2019. Dan sementara belum ada film lain dalam franchise yang telah diberi tanggal rilis, cerita lain dalam karya tersebut adalah The Invisible Man, The Wolfman, Van Helsing dan juga The Creature dari Black Lagoon. The Mummy sendiri sesuai dengan jadwal, akan dirilis di bioskop pada tanggal 9 Juni.

Film-film online tersebut di atas memang menampilkan hal yang berbeda dari film Universal yang lain. Akan tetapi, memberinya judul Dark Universe, tentu akan membuatnya bersitegang dengan Warner Bros. Pertanyaannya adalah apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah WB akan memberi tindakan hukum pada Universal? Lalu bagaimana dengan nasib film-film Universal dalam Dark Universe? Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

{ Comments are closed }

Review Fast & Furious Terlengkap

bagi kamu yang tertarik dengan film petualangan, jangan lupa saksikan Review Fast & Furious Terlengkap.

Setelah sukses berat menjadi franchise yang besar, film Fast and Furious sepertinya tidak akan berhenti untuk menawarkan cerita tentang kelompok pengendara mobil super cepat yang pimpin oleh Dominic Toretto atau Vin Diesel. Pihak perusahaan Universal Pictures pun sudah kita ketahui akan merilis serial film selanjutnya yakni Fast 8 setelah film Furious 7 berhasil menjadi sebuah  film online dengan pendapatan terbesar sepanjang masa di tahun 2015.

Meskipun sang bintang utama yakni Paul Walker telah tiada, namun film Fast & Furious yang telah membesarkan namanya akan terus diproduksi. Fast 8 atau yang memiliki judul  asli The Fate of the Furious sudah resmi dirilis pada bulan ini yakni tanggal 14 April 2017. Dalam film The Fate of the Furious ini tokoh bernama Brian yang biasanya dimainkan oleh Paul Walker tidak akan dimunculkan lagi. Cerita dalam film The Fate of the Furious ini dimulai saat  Dom yang diperankan oleh Vin Diesel dan para anggotanya sibuk dengan kegiatan mereka masing-masning.

Namun munculnya sosok wanita cantik dan misterius membuat Dom dan para anggotanya terpaksa kembali beraksi kedalam dunia lama mereka yang penuh dengan ketegangan. Wajah-wajah lama seperti Michelle Rodriguez, Tyrese Gibson, Dwayne Johnson, dan Jason Statham tetap akan muncul dalam film The Fate of the Furious. Selain itu, terdapat beberapa pemain baru yang akan dihadirkan dalam film Fast 8 ini.

Adegan balapan dalam film ini kadang tidak masuk akal, namun akan menjadi sebuah tontonan yang seru dalam bagi kamu penggemar film The Fate of the Furious ini. Naskah film Fast 8 ini ditulis oleh penulis naskah Chris Morgan dan menggunakan sutradara  bernama F. Gary Gray. berikut kita simak Sinopsis film Fast & Furious selengkapnya.

Berikut Review selengkapnya sinopsis Fast & Furious

film berjudul The Fate of the Furious bercerita tentang Dom yang akan diperankan oleh Vin Diesel dan Letty oleh Michelle Rodriguez, mereka sedang berbahagia dan menikmati bulan madu mereka,  sedangkan Brian dan Mia telah memutuskan untuk pensiun dari tim yang dipimpin Dom tersebut. Sementara seluruh anggota yang lainnya juga telah berpindah profesi dan memilih  menjalani kehidupan normal. Namun, suatu ketika seorang perempuan misterius mulai mendekati Dom dan membuat mereka kembali ke dunia lamanya. Kejahatan yang terdapat dalam kasus ini yaitu suatu hal yang terburuk dan belum pernah mereka hadapi

Detail Film Fast & Furious:

Sutradara : F. Gary Gray

Produser : Vin Diesel, Michael Fottrell, dan Neal H. Moritz

Penulis Naskah : Chris Morgan

Genre : berkisah tentang aksi dan petualangan

Tanggal Rilis Perdana : sudah dirilis 14 April 2017

Studio : di produksi oleh Universal Pictures

Pemain Film The Fate of the Furious :

  • Vin Diesel sebagai Dominic Toretto
  • Michelle Rodriguez sebagai Letty Ortiz
  • Dwayne Johnson sebagai Luke Hobbs
  • Tyrese Gibson sebagai Roman Pearce
  • Ludacris sebagai Tej Parker
  • Kurt Russell sebagai Frank Petty
  • Jason Statham sebagai Deckard Shaw
  • Charlize Theron sebagai Cipher
  • Elsa Pataky sebagai Elena Neves
  • Nathalie Emmanuel sebagai Ramsey
  • Tego Calderon sebagai Tego Leo
  • Don Omar sebagai Rico Santos

Bagi kamu penggemar film togel jitu  Fast & Furious, jangan lewatkan cerita yang mengisahkan tentang sebuah aksi yang sangat mencekam ini, film ini sudah dirilis  pada tanggal 14 april 2017, saksikan di bioskop kesayangan anda.

{ Comments are closed }

Scarlett Johansson Menjadi Kontroversi di Film Ghost in The Shell

Saat ini film yang dibintangi oleh Scarlet Johansson dengan judul Ghost in The Shell sedang tayang secara serentak di bioskop Indonesia terlepas dari kontroversi film tersebut.

Saat ini banyak sekali film box office yang sedang tayang di Indonesia dan salah satunya adalah Ghost in The Shell. Film yang diperankan oleh Scarlett Johansson sebagai artis utamanya ini ternyata cukup menuai kontroversi khususnya di kalangan fans sebab mereka menilai jika terpilihnya artis barat untuk menjadi bintang utama film online ini kurang cocok dengan aslinya yang seharusnya diperankan oleh artis yang berasal dari Jepang.

Kontroversi Pemeran Utama Ghost in The Shell

Banyak fans dari film Ghost in The Shell ini yang berharap jika pemeran utamanya bukan artis kulit putih yang berasal dari barat melainkan artis Jepang sehingga sesuai dengan aslinya. Bagaimana fans tidak terkejut karena film ini diadaptasi langsung dari manga atau komik dan juga anime Jepang yang ternyata populer di era 90an meskipun filmnya saat ini masih bisa dinikmati oleh seluruh penggemar film. Ternyata anime ini juga menjadi inspirasi yang paling utama untuk film The Matrix yang dahulu diperankan oleh Keanu Reeves. Namun melihat beberapa kontroversi dari perubahan ras pemain yang menjadi kulit putih, ternyata masih banyak hal yang unik dari film yang populer ini.

Seperti yang dilansir oleh The Guardian, sebenarnya orang-orang yang berada dibalik industri film ini sebenarnya mengklaim bahwa sineas film ini cukup takut jika artis yang berasal dari Asia tidak cukup membawa keuntungan untuk film ini dan tidak mampu bersaing dengan film box office lainnya dibandingkan jika mereka memilih artis kulit putih. Disini Marc Bernardin yang berasal dari Los Angeles Time juga memberikan komentar dimana hanya terdapat satu ras saja yang paling dipedulikan di Hollywood dan itu merupakan ras box office. Namun ternyata bukan hanya fans yang berasal dari Jepang saja yang protes dengan keputusan memilih Johansson sebagai peran utama.

Ternyata banyak juga fans yang berasal dari luar Jepang yang protes dan itu membuat fans yang berasal dari Jepang juga terkejut dengan hal ini. Seperti yang dilansir oleh The Hollywood Reporter, justru fans yang berasal dari Jepang mempunyai pendapat yang bertolak belakang. Sebenarnya fans yang berada di Jepang sendiri sudah yakin dan mengetahui bahwa proyek yang digarap di Hollywood ini namun berasal dari Asia sudah pasti menggunakan pemain orang kulit putih. Mereka pun tidak mempermasalahkan apapun terkait dengan penampilan dari fisik tokoh utamanya karena tema yang dominan dari dilm ini adalah identitas diri dengan pengaruh penggunaan tubuh cyborg dunia maya.

Johansson Dibela Sutradara Asli Ghost in The Shell Asal Jepang

Direktur divisi bisnis internasional Kodansha Tokyo yang merupakan perusahaan pemegang hak cipta dari film ini yaitu Sam Yoshiba bahkan juga mendukung upaya dari pihak perfilman Hollywood untuk memilih Johansson. Yoshiba mengatakan melihat dari karir yang sudah dilakukan sejauh ini, Johansson merupakan pilihan yang terbaik sebab dia juga mempunyai rasa untuk cyberpunk sehingga mereka tidak pernah sama sekali berpikir jika pilihan yang utama justru artis Jepang. Ini merupakan properti terbaik Jepang yang dapat dilihat oleh seluruh dunia seperti yang dilansir langsung oleh Entertainment Weekly. Pihak dari paramount Pictures pun turut merilis video anime.

Video ini berisi sutradara anime yang pertama rilis di tahun 1995 silam bernama Mamoru Oshii. Menurut Oshii, penampilan yang diperlihatkan oleh Johansson sebagai karakter yang utama dalam film bandar bola versi Hollywood ini ternyata melebihi ekspektasinya. Seperti yang dilansir oleh IGN, Oshii menyatakan jika cyborg dan juga bentuk fisik asli dinilai satu dan nama “Motoko Kusanagi” serta tubuhnya ini bukan merupakan nama asli dan tubuh aslinya juga sehingga tidak ada sama sekali dasar yang menjelaskan serta mengharuskan jika artis Asia yang memerankan tokoh tersebut.

Sadar jika dirinya menjadi bahan pembicaraan dalam film Ghost in The Shell ini, Johansson pun juga angkat bicara bahwa dirinya hanya ingin memainkan karakter yang terdapat di film sebaik mungkin.

{ Comments are closed }

Ulasan Film Surf’s Up 2: Wavemania

Cody Maverick, seorang penguin dari kelompok The Hang 5 kembali melakukan petualangan untuk bisa menaklukan ombak besar di The Trenches

Film tentang penguin kembali beraksi, kali ini pasti akan memberikan banyak sekali keseruan untuk keluarga terutama anak anak yang menyukai aksi permainan binatang dan tingkah lucu mereka. Kali ini film keluarga terbaru Surf;s Up2: Wavemania menjadi film komedi keluarga yang akan menghibur dimana sang penguin bernama Cody akan memberikan banyak petualangan seru kepada penotnon. Cody Maverick sendiri diperankan suaranya oleh Jeremy Shada yang akan bercerita tentang kehidupan dan semua masalah dengan gaya santai dan penuh humor atau lawakan hangat yang akan memberikan sebuah hal menarik, baru dan menyegarkan. Film ini cocok ditonton bersama sama dengan keluarga pada saat akhir pekan.

Cerita Tentang Cody Maverick

Film Surf’s Up 2 ini dilabeli dengan judul WaveMania dan menceritakan tentang seekor penguin dengan nama Cody Maverick. Dia berasal dari kawanan yang menyukai selancar yang biasa disebut sebagai The Hang 5. Kemudian suatu ketika kelompok mereka pun melakukan penjelajahan ke sebuah tempat yang bernama The Trenches yang mana daerah tersebut memiliki ombak yang besar. Disebutkan bahwa ombak yang ada di The Tenches adalah ombak paling besar di dunia, maka otomatis gang peselancar amatlah senang dan merasa tertantang untuk bisa menaklukan ombak tersebut. Mereka sangat gembira dan ingin sekali melakukan surfing di sana. Tidak seru jika film hanya terus lurus tanpa ada masalah, dan pada film ini Cody pun harus bertaruh nyawa untuk bisa menaklukan ombak yang sangat besar.

Penggarapan film dan reka adegan dilakukan dengan apik oleh sutradara bernama Henry Yu. Sedangkan pada bagian naskah dipegang oleh Abdul Williams. DIlm ini merupakan sebuah sekuel dari film sebelumnya yang berjudul sama, dimana film pertaa rilis dengan sukses pada tahun 2007. Rumah produksi yang menggarap film ini adalah Sony Pictures Animation dan WWE Studios. Untuk pendistribusian ada Sony Pictures Home Entertainment yang akan memberikan banyak promosi ke seluruh dunia sehingga film akan diterima dengan baik oleh masyarakat setempat. Panjang film ini akan menghibur penontonnya dengan durasi 1 jam 24 menit dimana Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris namun di beberapa negara judul pun dirubah untuk penyesuaian seberdi di Brazil judulnya menjadi Ta Dando Onda 2.

Dubber Berkualitas Memberikan Efek Baik

Film online animasi tidak akan berhasil dengan sempurna jika tidak ada dubber atau pengisi suara yang secara maksimal meluangkan semua pikirannya untuk film. Cody dan kawan kawan secara sukses mampu diberikan nyawa dan ekspresi oleh para dubber berkualitas sehingga hasilnya pun memuaskan. Petualangan Cody tentu saja harus ada banyak ekspresi dan diberikan banyak sekali lawakan segar di dalam filmnya. Petualangan yang mempertaruhkan nyawa ini didukung dengan dubber yang mengisi suara mereka seperti Jeremy Shada yang memerankan Cody Maverick sebagai pemeran utama dalam film ini, kemudian didukung oleh Melissa Sturm yang menjadi Lani Aliikai dengan suara yang hampir sempurna.

Dubber lainnya yang mengisi suara dalam film tentang surfing ini, yaitu Diedrich Bade sebagai Tank The Shredder Evans, kemudian ada Saraya Jade Bevis yang mengisi suara Paige, Declan Carter sebagai Arnol atau Surf School Student Voice. Dia memerankan cukup banyak suara karena memiliki kriteria suara yang cukup variatif. Kemudian ada John Cena yang menjadi J.C. dan lainnya yang turut andil menjadikan film ini lebih spektakuler dan memiliki beragam suara sama seperti film film lain yang sudah ada. Film Surf’s Up 2: WaveMania dari judulnya sudah memperlihatkan bagaimana Cody dan gangnya benar benar menyukai surfing. Akan kah mereka benar benar berhasil menaklukan ombak terbesar di dunia yang ada di The Trenches?

{ Comments are closed }