Film monsters dan kegelapan pihah Universal Studio mungkin akan mengalami masalah hukum dengan Warner Bros karena dikabarkan memberi judul film Dark Universe.

Universal telah bekerja di dunia sinematik monster klasik Hollywood selama beberapa tahun sekarang, namun terakhir studio tersebut mengumumkan bahwa franchise ini akan disebut The Dark Universe. Nama itu sesuai dengan keseluruhan perasaan dan adegan yang ditampilkan seperti yang ada di film The Mummy dan film lainnya yang menampilkan sebuah dunia judi togel yang dihuni makhluk jahat, baik alamiah maupun buatan manusia, yang berasal dari sudut yang paling gelap.

 

Masalah dengan Hukum

Walau demikian, The Dark Universe mungkin akan menghadapi masalah hukum yang cukup serius karena Warner Bros saat ini juga memiliki proyek sinematik Dark Universe sendiri dalam karya mereka. Ya, salah satu dari banyak film yang saat ini sedang dikembangkan untuk DC Extended Universe adalah Dark Universe, yang akan menampilkan tim Justice League Dark. DC juga dikabarkan memiliki serangkaian buku komik yang keluar di bawah bendera Dark Universe.

Karena itu, saat ini banyak beredar kabar dari sumber studio bahwa Warner Bros saat ini sedang “mempertimbangkan” tindakan hukum karena Universal memutuskan untuk memberi nama franchisenya dengan ‘Dark Universe’, walaupun hingga hari ini tidak ada dokumen yang diajukan yang menunjukkan nama tersebut. Ini tentu akan menjadi hal yang menarik ketika Warner Bros dan Universal memiliki film dengan judul yang sama.

Dark Universe telah menjadi judul awal untuk film Justice League Dark sejak awal 2013, saat Guillermo del Toro masih melekat langsung. Bahkan dengan semua kegilaan kreatif, Warner Bros masih mengidentifikasinya seperti itu, jadi mendengar bahwa Universal memutuskan untuk memberi franchisenya Dark Universe tentu mengejutkan. Sementara Warner Bros tentu berhak mengambil tindakan hukum melawan Universal, ini mungkin sebuah berkah yang tersembunyi.

Film Dark Universe

Untuk film superhero, film dengan judul Dark Universe mungkin tidak memiliki banyak kejutan, tapi kalau itu disebut Justice League Dark, tentu hal itu akan menambah keingintahuan para penonton yang tidak membaca komik untuk datang bioskop. Tentu saja, mengingat Justice League Dark terdiri dari pahlawan supernatural seperti John Constantine, Zatanna dan juga Swamp Thing. Petualangan mereka yang terinspirasi oleh FILM horor akan sangat berbeda dengan cerita yang dimiliki oleh Batman, Wonder Woman dan para pahlawan DCEU lainnya.

Adapun Universal’s Dark Universe, yang akan dimulai dalam beberapa minggu dengan munculnya film The Mummy, yang tidak hanya akan melihat Nick Morton (Tom Cruise) berhadapan dengan Sofia Boutella sebagai antagonis yang belum dikenal, tapi juga mengenalkan Prodigum, organisasi yang mempelajari, melacak dan, jika perlu, menghancurkan monster-monster yang dipimpin oleh Dr. Henry Jekyll (Russell Crowe).

Bab berikutnya dari Dark Universe, Bride of Frankenstein, akan diluncurkan pada tanggal 14 Februari 2019. Dan sementara belum ada film lain dalam franchise yang telah diberi tanggal rilis, cerita lain dalam karya tersebut adalah The Invisible Man, The Wolfman, Van Helsing dan juga The Creature dari Black Lagoon. The Mummy sendiri sesuai dengan jadwal, akan dirilis di bioskop pada tanggal 9 Juni.

Film-film online tersebut di atas memang menampilkan hal yang berbeda dari film Universal yang lain. Akan tetapi, memberinya judul Dark Universe, tentu akan membuatnya bersitegang dengan Warner Bros. Pertanyaannya adalah apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah WB akan memberi tindakan hukum pada Universal? Lalu bagaimana dengan nasib film-film Universal dalam Dark Universe? Kita nantikan saja kabar selanjutnya.